KP without (T)

Yap, sekarang saya akan menjelaskan korelasi homogenik dan heterogen dari judul di atas dengan sebuah fenomena baru kaum urban di Jakarta : tralalala….. KP tanpa K(T)P =))

Bukannya mau sompral atau apa, apalagi mau menyerahkan diri (emang polisi sekarang pada ngeblog ya?) tapi hanya sekedar sharing tentang apa dan mengapa hal ini bisa terjadi… Okey, bos kape lagi lewat, pindah tab dulu… Yak aman — lanjut : … serta keteledoran dan kemalasan apa yang mendukung hal ini.

Jadi begini, awalnya pas kelas 2 SMA, berkat tahun kelahiran saya yang, entah mengapa, 1986, saya cukup advance dalam hal makan asam-garam dunia dibanding teman-teman seangkatan saya yang berlahir di tahun kelinci 1987. Nah, karena jarak rumah-sekolah yang lumayan satu jam, saya diizinkan untuk membawa mengendarai sepeda bermotor. Pada waktu itu saya belum mengurus KTP karena satu dan lain kemalasan. Karena belum punya KTP, alhasil sewaktu mengurus SIM, saya melakukan apa yang dilakukan polisi saat bertemu maling yang tidak kapok-kapok : nembak.

Semenjak saat itu, dunia berjalan berotasi dengan lancar. Setiap saat saya membutuhkan kartu identitas, saya tinggal menunjukkan SIM saya yang dilaminating (karena patah terduduki, bukan alasan kerapihan). Sampai tanpa terasa empat tahun saya sudah menjalani hidup dalam pelarian. Hanya satu insiden kecil yang mewarnai periode ini : saat saya harus masuk gedung BEJ, setelah pintu masuk, kita harus menukarkan kartu identitas untuk kartu akses masuk-keluar BEJ, ternyata  SIM pun bisa. Syukurlah…. Terbawa oleh arus pemikiran seperti ini, saya jadi terbiasa tidak ber-ktp sampai 4 tahun… :p

Namun, saya sudah memutuskan untuk bertobat, jadi segera setelah saya sampai ke Bandung, saya akan mengurus KTP sampai tuntas tas tas. Pak ReTe…. aku dataaaaanggggg!!!!!!!!

5 Comments (+add yours?)

  1. PauL
    Jun 04, 2008 @ 16:24:24

    ck ck ck, nakal ih….

    (btw gw dulu pernah nunjukin SIM di bandara gara2 KTP expired. udah bayangin yang macem2: ditangkep, diinterograsi, dihajar. untung ngga knapa2 :P)

    Reply

  2. harimaubelang
    Jun 04, 2008 @ 16:41:15

    tuh kan, itu semakin memperkuat pernyataan di atas…. SIM pun bisa, toh bikin SIM kan harus punya KTP. mestinya….

    Reply

  3. shieny
    Jun 11, 2008 @ 12:02:21

    *pdhl blum baca smuanya*

    tp uda pgn ngakak2 gara2 ngebayangin polisi pd ngeblog trs tb2 lu ditangkep.. HAHAHAHAHA.. maafkan selera humorku yg rendah ini..😀

    Reply

  4. anggriawan
    Jun 13, 2008 @ 13:16:58

    awas.. ntar bisa2 digrebeg satpol pp loh..
    bisa aja lagi cari2.. ga mau dg sim saja..😄

    Reply

  5. Zakka Fauzan Muhammad
    Jun 14, 2008 @ 20:49:31

    Kamu lahir 86 kan on? Kok gak bikin KTP? Emangnya bisa ya gak punya KTP nyoblos pas pilpres tahun 2004 lalu? (kalo yang nyoblos buat pilgub sih emang gak perlu KTP)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: